Bogor – Lembaga Sertifikasi Profesi Majelis Ulama Indonesia (LSP MUI) membuat gebrakan signifikan dalam ekosistem sertifikasi kompetensi. Sejak 2021, lembaga ini telah menggarap dan mengimplementasikan Sistem PRECISE, sebuah platform digital yang secara fundamental mengubah cara calon profesional mendapatkan sertifikasi. Alih-alih prosedur manual yang berbelit, kini seluruh proses sertifikasi—mulai dari pendaftaran hingga penerbitan sertifikat—dipangkas dalam sebuah sistem yang terintegrasi secara daring.
Sistem PRECISE, yang merupakan akronim dari Pendaftaran dan Registrasi Efisien Certifikasi berbasis Informasi Sistem Elektronik, menjadi jawaban atas tuntutan efisiensi di era digital. Platform berbasis web ini secara efektif meniadakan antrean panjang dan tumpukan berkas. Calon peserta kini dapat dengan leluasa mengunggah dokumen, memilih jadwal asesmen, hingga memantau status sertifikasi mereka dari mana saja dan kapan saja. Kehadiran sistem ini memberikan nafas baru, khususnya bagi para profesional di bidang penjaminan produk halal dan ekonomi syariah yang tersebar di seluruh penjuru negeri.
“Dengan Sistem PRECISE, kami tidak hanya sekadar memindahkan layanan ke ranah daring,” ujar perwakilan LSP MUI. “Kami menghadirkan pengalaman baru yang lebih transparan dan efisien. Calon peserta cukup mendaftar secara online, dan seluruh proses berjalan lebih sederhana, mengurangi waktu dan biaya yang tidak perlu.”
Lebih jauh, terobosan ini menjadi fondasi bagi inisiatif LSP MUI lainnya, yaitu Sertifikasi Jarak Jauh (SJJ). Sebagai salah satu lembaga pionir yang mendapatkan lisensi SJJ dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), LSP MUI mampu menjangkau calon-calon kompeten dari berbagai wilayah, bahkan luar negeri, tanpa harus datang secara fisik. Langkah strategis ini menegaskan komitmen LSP MUI untuk memperluas akses, meningkatkan profesionalisme tenaga kerja, dan memperkuat daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor halal, yang merupakan salah satu pilar utama ekonomi nasional.
Melalui Sistem PRECISE, LSP MUI bukan hanya menawarkan kemudahan, melainkan juga menempatkan dirinya di garis depan inovasi. Ini adalah sebuah langkah progresif yang menjembatani kebutuhan akan profesionalisme di sektor halal dengan kemajuan teknologi, memastikan bahwa kompetensi terbaik dapat diakui dan ditingkatkan dengan cara yang paling praktis dan efektif.

